BELI HAMSTER
yeyei,
upik, ipik, uup dan oop, nama keempat hamsterku yang kini menghuni kandang mini berwarna orange dan kuning :P
yeyei,
upik, ipik, uup dan oop, nama keempat hamsterku yang kini menghuni kandang mini berwarna orange dan kuning :P
Kecintaanku terhadap hamster ini bermula saat aku membeli
hamster buat yang pertama kalinya. Aku membeli hamster-hamster itu di Surabaya, di
daerah ITS sana, tepatnya sampingnya masjid Yapita, itu, pas mau ujian loo..
ckckck, sempet-sempetnya yah..
hari itu, hari minggu tangga 8 Januari 2012, ditemani Belga, Firda, dan Tika, berangkatlah kami berempat kesana, dengan menaiki bemo O
mula-mula, kami pergi ke minimarket Sakinah, soalnya kata temanku, ada yang bilang kalo didepan sakinah ada yang pedaganag kaki lima yang jualan hamster. Oke, kita turun tepat didepan minimarket sakinah, eh, bener, ada gerobaknya disana, setelah kami dekati, loalahh, kok tutup.. huah, sedih deh..
hah, udahlah, mungkin belum rejekiku buat melihara hamster.. (dalam hati)
“ Yaudah pi gapapa, ntar habis dari sini, kita cari yang jualan hamster ya, mungkin di sana-sana ada,” kata Belga,
akhirnya kami berbelanja ria, #wes lupa sedih.e gag jadi beli hamster, dasarr.. -_-
setelah kami belanja dengan barang bawaan yang lumayan, fiuhh
kami berencana membeli makan siang disana, .
masalah baru muncul.. mau beli makan dimana kita ? jeng..jeng..jeng..
sebenarnya sih disana itu banyak warung makan, berjejer-jejer ria di tepi jalan, namun apa daya, pas kita kesana itu hari minggu dan lagi ada perbaikan jalan, so banyak warung-warung yang tutup.. gaswat iki, mau makan apa kita, padahal tadi pagi belom sarapan, ini cacing-cacing diperut minta makan, tolong kami Ya Allah..
kami tetap berjalan kaki, menyusuri jalanan yang penuh debu #ceilahh..
bak liat fatamorgana di padang pasir, kami liat ada warung buka ! yahuuuu.. ayo kita serbu !
malaikat berwujud ibu pemilik warung menghampiri dan tersenyum kepada kami seraya berkata, “ Mau makan nak ?” kami hanya mengangguk dan berebutan memesan makanan. Alhamdulillah, perut kenyang, hati senang. Makanannya enak, harganya juga murah. Ini nih yang dicari sama mahasiswa.. hehehe..
setelah itu kami nyebrang ke sisi jalan, wes, rencana beli hamster wes lupa pleng..
dan ternyata..
jeng.jeng.. Belga ngeliat banyak kandang hamster dipajang diluar halaman rumah, “Phi, ada kandang hamster banyak tuh, mungkin disitu ada yang jualan hamster,”
wah, iya, asekkk,
ternyata bener lhoo, disitu emang jualan hamster :D
banyak, macem-macem pula, nananana.. cukup lama kami distu, melihat-lihat dan memilih-milih hamster yang unyu-unyu, hehe
terjadi transaksi dan dialog antara aku dan Ibu penjual hamsternya..
aku (A) : Bu, ini hamsternya berapaan ?
Ibu penjual hamster (IPH) : oh, kalo yang Campbell 10rb.an, kalo Winter White, 50 rb sepasang, kalo yang ini blablablabla... (IPH ngomong sama nunjukin hamster-hamster yang dimaksud)
IPH : kuliah di ITS ?
A : enggak Bu, di Unair..
IPH : Oh, jurusan apa ?
serempak menjawab, FKH Buu..
IPH : (kebingungan) FKH itu apa yaa ?
A : Kedokteran hewan Bu..
IPH : Oh, kos dimana
A : di asrama Unair Bu..
IPH : kenal nggak, sama mas *** ? kuliah di FKH juga lho,
A : ngg, enggak kenal Bu,
IPH : itu ponakan saya, uda semester 3, lah, sampean semester berapa ?
A : Oh, saya baru semester 1 Bu, baru masuk..
IPH : Oh, ya, ya, ya..
(lanjut milih-milih hamster)
setelah klop dengan warna dan harganya, hehe, jadilah aku memelihara 2 ekor hamster, yang jenisnya Campbell #bukan sambel yaa..
warnanya masing-masing kuning kecoklatan dan abu-abu kehitaman, mereka punya garis lurus warna hitam yang membujur dari kepala sampek ekor, bisa membayangkan ?
yang kuning kecoklatan tipenya Argente, sedangkan yang abu-abu kehitaman tipenya Opal, yeyei, senengnya..
mula-mula aku berkeinginan untuk memelihara hamster dikardus aja, biar murah, hehe, soalnya ada temenku yang melihara hamsternya di kardus, en hamsternya sehat walafiat sampek sekarang, faktor lainnya juga, harga kandang hamsternya lebih mahal daripada harga si hamster itu sendiri..
setelah mendapatkan tips-tips dari Ibu penjual hamster dan Belga, (soalnya Belga uda pernah melihara hamster, tapi hamsternya udah diadopsi sama temennya), jadilah aku membeli hamster+kandang+pakannya juga, dikasih bonus pasir sama Ibu penjualnya, hehe
katany seeh, hamster itu lebih nyaman tinggal dikandang, kenapa ? soalnya dikandangnya itu ada tempat makan, tempat minum, bentuknya menyerupai dot, dan mainan.. mainannya itu semacam roda, nah, si hamsternya ini ntar mainannya muter-muter didalam roda itu, wow, unyu-unyu :*
hamsternya juga pinter, mereka tau dimana tempatnya makan sama minumnya juga, walopun kadang-kadang makannya diitumpahin :(
setelah memilih-milih kandangnya, aku sreg sama kandang berwarna orange, dan kedua hamsterku dimasukkan disana, eh, mereka langsung rebutan main roda-rodaannya itu, uhh, lucu sekali ^-^
setelah itu, aku dan teman-teman berpamitan pulang dan tak lupa mengucapkan terima kasih banyak Ibu penjual hamster.
PS : hamster yang betina namanya Upik, yang jantan namanya Ipik, *terinspirasi dari Upin-Ipin*
hari itu, hari minggu tangga 8 Januari 2012, ditemani Belga, Firda, dan Tika, berangkatlah kami berempat kesana, dengan menaiki bemo O
mula-mula, kami pergi ke minimarket Sakinah, soalnya kata temanku, ada yang bilang kalo didepan sakinah ada yang pedaganag kaki lima yang jualan hamster. Oke, kita turun tepat didepan minimarket sakinah, eh, bener, ada gerobaknya disana, setelah kami dekati, loalahh, kok tutup.. huah, sedih deh..
hah, udahlah, mungkin belum rejekiku buat melihara hamster.. (dalam hati)
“ Yaudah pi gapapa, ntar habis dari sini, kita cari yang jualan hamster ya, mungkin di sana-sana ada,” kata Belga,
akhirnya kami berbelanja ria, #wes lupa sedih.e gag jadi beli hamster, dasarr.. -_-
setelah kami belanja dengan barang bawaan yang lumayan, fiuhh
kami berencana membeli makan siang disana, .
masalah baru muncul.. mau beli makan dimana kita ? jeng..jeng..jeng..
sebenarnya sih disana itu banyak warung makan, berjejer-jejer ria di tepi jalan, namun apa daya, pas kita kesana itu hari minggu dan lagi ada perbaikan jalan, so banyak warung-warung yang tutup.. gaswat iki, mau makan apa kita, padahal tadi pagi belom sarapan, ini cacing-cacing diperut minta makan, tolong kami Ya Allah..
kami tetap berjalan kaki, menyusuri jalanan yang penuh debu #ceilahh..
bak liat fatamorgana di padang pasir, kami liat ada warung buka ! yahuuuu.. ayo kita serbu !
malaikat berwujud ibu pemilik warung menghampiri dan tersenyum kepada kami seraya berkata, “ Mau makan nak ?” kami hanya mengangguk dan berebutan memesan makanan. Alhamdulillah, perut kenyang, hati senang. Makanannya enak, harganya juga murah. Ini nih yang dicari sama mahasiswa.. hehehe..
setelah itu kami nyebrang ke sisi jalan, wes, rencana beli hamster wes lupa pleng..
dan ternyata..
jeng.jeng.. Belga ngeliat banyak kandang hamster dipajang diluar halaman rumah, “Phi, ada kandang hamster banyak tuh, mungkin disitu ada yang jualan hamster,”
wah, iya, asekkk,
ternyata bener lhoo, disitu emang jualan hamster :D
banyak, macem-macem pula, nananana.. cukup lama kami distu, melihat-lihat dan memilih-milih hamster yang unyu-unyu, hehe
terjadi transaksi dan dialog antara aku dan Ibu penjual hamsternya..
aku (A) : Bu, ini hamsternya berapaan ?
Ibu penjual hamster (IPH) : oh, kalo yang Campbell 10rb.an, kalo Winter White, 50 rb sepasang, kalo yang ini blablablabla... (IPH ngomong sama nunjukin hamster-hamster yang dimaksud)
IPH : kuliah di ITS ?
A : enggak Bu, di Unair..
IPH : Oh, jurusan apa ?
serempak menjawab, FKH Buu..
IPH : (kebingungan) FKH itu apa yaa ?
A : Kedokteran hewan Bu..
IPH : Oh, kos dimana
A : di asrama Unair Bu..
IPH : kenal nggak, sama mas *** ? kuliah di FKH juga lho,
A : ngg, enggak kenal Bu,
IPH : itu ponakan saya, uda semester 3, lah, sampean semester berapa ?
A : Oh, saya baru semester 1 Bu, baru masuk..
IPH : Oh, ya, ya, ya..
(lanjut milih-milih hamster)
setelah klop dengan warna dan harganya, hehe, jadilah aku memelihara 2 ekor hamster, yang jenisnya Campbell #bukan sambel yaa..
warnanya masing-masing kuning kecoklatan dan abu-abu kehitaman, mereka punya garis lurus warna hitam yang membujur dari kepala sampek ekor, bisa membayangkan ?
yang kuning kecoklatan tipenya Argente, sedangkan yang abu-abu kehitaman tipenya Opal, yeyei, senengnya..
mula-mula aku berkeinginan untuk memelihara hamster dikardus aja, biar murah, hehe, soalnya ada temenku yang melihara hamsternya di kardus, en hamsternya sehat walafiat sampek sekarang, faktor lainnya juga, harga kandang hamsternya lebih mahal daripada harga si hamster itu sendiri..
setelah mendapatkan tips-tips dari Ibu penjual hamster dan Belga, (soalnya Belga uda pernah melihara hamster, tapi hamsternya udah diadopsi sama temennya), jadilah aku membeli hamster+kandang+pakannya juga, dikasih bonus pasir sama Ibu penjualnya, hehe
katany seeh, hamster itu lebih nyaman tinggal dikandang, kenapa ? soalnya dikandangnya itu ada tempat makan, tempat minum, bentuknya menyerupai dot, dan mainan.. mainannya itu semacam roda, nah, si hamsternya ini ntar mainannya muter-muter didalam roda itu, wow, unyu-unyu :*
hamsternya juga pinter, mereka tau dimana tempatnya makan sama minumnya juga, walopun kadang-kadang makannya diitumpahin :(
setelah memilih-milih kandangnya, aku sreg sama kandang berwarna orange, dan kedua hamsterku dimasukkan disana, eh, mereka langsung rebutan main roda-rodaannya itu, uhh, lucu sekali ^-^
setelah itu, aku dan teman-teman berpamitan pulang dan tak lupa mengucapkan terima kasih banyak Ibu penjual hamster.
PS : hamster yang betina namanya Upik, yang jantan namanya Ipik, *terinspirasi dari Upin-Ipin*




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan berikan komentar :D demi terciptanya blog yang aman, damai dan sejahtera #eeeh