Assalamuualaikum. Selamat pagi dunia!
Jam berapa sekarang? 1:01 dini hari.
Memasuki waktu setelah UTS dan persiapan menuju
semster 7.. waktu, kau meninggalkanku begitu cepat..hahaha *alay bingit*
Telinga ini sudah mulai beradaptasi dengan
kalimat-kalimat yang dulunya dianggap tabu dan ketika memasuki semster 6 ini
menjadi layak untuk diperbincangkan, yak, tepat sekali, skripsi, sidang dan
penelitian. Hingga
hari ini dan jika perhitungan saya tepat, sudah ada 4 orang
dari angkatan kami yang menjalani sidang proposal.. aaaah, senangnya.. saya
kapan?? :”)
Mengenai penelitian untuk skripsi, saya dianjurkan
dosen pembimbing I saya, Dr. C. A. Nidom untuk mengikuti penelitian tentang AI,
disini saya tidak sendiri, ada 5 orang teman lainnya, ada Ulvie, Ari, Marsha,
Bayu, dan Didin. Kalau ditanya apa saja yang sudah dilakukan? Kami sudah
terbiasa bangun pagi pukul 2 pagi, dan berkumpul di TDC (Tropical Disease
Center) Unair pukul 3 pagi dan berangkat menuju RPH (Rumah Potong Hewan)
Pegirian yang letaknya dekat dengan kawasan Ampel. Ngapain disana? Ketemu babi
unyu yang akhirnya disembelih , dan kami ambil sampel berupa darah dan swab
dari hidung dan mulut. Jangan bayangkan babi unyu disini adalah babi babi itu
berwarna pink seperti Piglet. No. Mereka Bau sekali, pesing. Dan herannya bau
babi itu melekat sampai kami tiba di kos.
Dari sini timbullah ritual mandi di
hari Sabtu lebih dari 2 kali. Setelah tiba kembali di TDC kami simpan sampel
dengan suhu 20’C untuk kami preparasi hari Seni lusa. Setelah itu mulailah
proses preparasi di Laboratorium TDC atau tepatnya di Laboratorium Avian
Influenza BSL-3. BSL-3 adalah kepanjangan dari Bio Safety Level-3, artinya
barang-barang yang akan dipergunakan harus steril, misalnya barang-barang yang
digunakan harus di autoclave sebelum dan sesudah digunakan, ememakai masker dan
glove, dan bekerja di BSC (Bio Safety Cabinet). Ada juga BSL -2 yang disini
kami diharuskan memakai baju astronot, hehe, Can U imagine that?
Karena kita
berhadapan langsung dengann virus dan hewan coba. Ketika di BSL-3 kami hanya
berhadapan dengan TAB (Telur Ayam Berembrio). Karena kami masih pemula kami
belum diperbolehkan memasuki BSL-2, kegiatan yang kami lakukan untuk preparasi
sampel babi antara lain ; Mulai dari pelabelan appendorf, sentrifuge, hingga
siap disimpan di suhu 4’C. untuk sampel darah harus segera ditangani, karena
jika terlambat, darah akan lisis. Untuk sampel swab, penangannya boleh sedikit
lebih lama dari sampel darah. Sedikit ya, hehe.
Tentang proposal skripsi? Ah, tolong jangang
ditanyakan :”)
Saya merasa sebagai kaum minoritas, disaat
teman-teman yang lain sudah membicarakan sidang, revisi, dosen pembimbing dan
ah apalah itu, sementara saya belum sedikit pun membuat proposal skripsi. Hu ha
hu ha.. tatapi, apapun itu tetap semnagat baca-baca jurnal tentang AI!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan berikan komentar :D demi terciptanya blog yang aman, damai dan sejahtera #eeeh