بِسْــــــ...ــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم
Alkisah.
Allah
memerlukan waktu yang cukup lama untuk menciptakan wanita.
Padahal
bisa saja Allah menyatakan “Kun, Fayakun” maka jadilah.
Tetapi
Allah Maha Bijaksana, memberikan pelajaran dan pengajaran kepada manusia bahwa
apapun yang hendak dibuat harus tersedia waktu yang cukup dan perlu proses.
Malaikat
menghadap Allah dan bertanya, “Ya Allah, mengapa memerlukan waktu untuk
menciptakan wanita ini?”
Allah
menjawab, “apakah kamu memperhatikan seluruh keistimewaan dan seluruh sifat
yang ada pada ciptaan-Ku ini? Ciptaan ini harus memiliki lebih dari 200 organ
yang selalu bergerak agar bisa menjalankan semua tugasnya.
Ciptaan
ini kelak harus mampu membuat enak segala macam makanan yang dihidangkan.
Dia
harus kuat mengandung anak dan sanggup melahirkan berkali-kali.
Dia
harus memberikan cinta yang bisa menyembuhkan rasa sakit, walau dia sendiri
merasakan sakit. Dia harus bisa melakukan segala sesuatu hanya dengan dua
tangannya.”
Malaikat
terkejut dan berkata, “Hanya dengan dua tangan, dua tangan! Ini adalah hal yang
mustahil!”
Allah
terus melanjutkan ciptaan-Nya. Lalu kepada malaikat, Allah berfirman,
“Tunggulah sampai besok, Aku akan menyelesaikan semuanya. Tunggulah sebentar!
Ciptaan ini akan segera selesai.
Dia ini akan selalu dekat dengan aku. Dia bisa menyembuhkan dirinya saat jatuh
sakit. Dia bisa bekerja sepanjang hari dan malam.”
Malaikat
mendekati wanita yang sudah tercipta dan memegangnya, lalu bertanya kepada Allah,
“Tuhan, Engkau jadikan wanita ini sangat lembut!”
Allah
menjawab, “Ya, sesungguhnya dia sangat lembut,
tetapi aku jadikan dia sangat kuat. Kamu tidak bisa menggambarkan sampai di
mana kekuatannya, dia mampu menanggung beban dan menahan diri untuk bersabar.”
Malaikat
bertanya, “Apakah dia bisa berpikir?”
Allah
menjawab, “Tidak hanya berpikir, dia bahkan
pandai mengambil hati dan pandai berbicara, dia bisa berdialog dan juga bisa
berdebat.”
Malaikat
memegang pipi wanita itu dan merasa asing, kemudian bertanya kepada Allah,
“Tuhan, kenapa pipinya ranum berkilau?”
Allah
menjawab, “itu bukan semata ranum berkilau. Di
situ tersimpan air mata, dan di situ terletak banyak beban berat.”
Malaikat
bertanya lagi, “kenapa mengalirkan air mata?”
Allah
menjawab, “air mata adalah satu-satunya cara
untuk melepaskan beban. Mengalirnya air mata adalah cara untuk mengungkapkan
kesedihan, kebencian, kerinduan, kesendirian, kebahagiaan, dan segala macam
rasa yang ada dalam dirinya.”
Subhanallah…
Wanita adalah mahakarya Allah yang Maha Agung...
Wanita
satu bentuk beribu keajaiban yang menyertainya. Wahai wanita engkau istimewa.
Bahkan engkau tak dicipta langsung dari tanah, melainkan dari tulang rusuk
adam. Rasulallah SAW menjelaskan dalam haditsnya,
“Sesungguhnya
wanita itu dicipta dari tulang rusuk. Dan tulang rusuk yang paling bengkok
adalah bagian atas. Jika anda meluruskannya, sama artinya anda memecahkannya.
Jika anda biarkan, dia akan tetap bengkok. Karena itu, anda harus selalu
memberikan nasihat-nasihat kebaikan” (H.R. Muslim)
tulang
rusuk adalah tulang bengkok dan letaknya dekat jantung hati. Fungsi tulang
rusuk adalah memperkuat dada dan melindungi hati.
Wanita
dicipta Allah pun tidak sekali jadi, ada proses di sana. Bulatan yang ada dalam
fisiknya dicipta dari rembulan, pancaran sinarnya dari matahari, kilaunya
diambil dari bintang2 di angkasa, air matanya diambil dari embun pagi, semerbak
wanginya diambil dari bunga2, warna kulitnya diambil dari keindahan bunga2
mawar, kelembutannya diambil dari angin sepoi-sepoi, keceriaannya diambil dari
daun2 segar, getarannya diambil dari tumbuh-tumbuhan, keluasannya diambil dari
samudera, kehangatan dan tempremennya diambil dari api, dinginnya diambil dari
salju, senyumannya diambil dari keindahan musim semi, sentuhan tangannya
diambil dari zakharif (intan permata). Wanita memang ajaib, makhluk Tuhan ada
di dalamnya.
Begitulah
hai wanita, engkau diciptakan tak sembarangan. Namun di balik semua
keistimewaan itu, ada beribu fitnah menyertainya. Karena
itu jagalah keistimewaan itu, karena fitnah wanita bisa merusak segalanya.
*Semoga
bisa memberi pelajaran untuk kaum wanita dan menjadikan laki-laki lebih
menghargai wanita. Konon saat air mata seorang ibu mengalir untuk anaknya,
singgasana Allah terguncang. Bayangkan, berapa banyak ibu yg sedang menangis
saat ini, dan berapa besar guncangan di lauhul mahfudz, maka seberapa besar
pula murka Allah untuk tetesan air mata ibu?
Ya
Allah… Berapa kali aku membuat ibu menangis? Berapa besar murka-Mu padaku?
Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu memohon ampun. Aamiin…
Untuk
wanita-wanita shalehah yang aku cintai. “sebaik-baik hiasan dunia adalah
wanita shalehah.”
quote
:
Tidak
banyak laki-laki yang menyadari bahwa wanita sebenarnya jauh lebih kuat dari
laki-laki.
Wanita
mampu mengalahkan laki-laki hanya dengan sebuah senyuman yang manis dan dengan
tawanya yang renyah.
Tatkala
dia berkata-kata dengan manja dan lemah lembut,dia mampu meluluhkan hati
laki-laki yang sombong dan super kuat,dia mampu membuat laki-laki takluk dan
bertekuk lutut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan berikan komentar :D demi terciptanya blog yang aman, damai dan sejahtera #eeeh